nila-riwut.com

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Home Budaya Totok Bakaka

Totok Bakaka

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 5
JelekBagus 

Totok Bakaka berarti sandi atau kode atau bahasa isyarat yang umum dimengerti masyarakat suku Dayak.

• Tombak. Mengirim Tombak yang telah di-jernang, maksudnya tombak yang diikat dengan rotan yang telah diwarnai merah berarti asang atau pernyataan perang.

• Tombak Bunu. Mengirim Tombak Bunu, maksudnya tombak yang pada mata tombaknya telah diberi atau ditandai dengan kapur, berarti mohon bantuan sebanyak mungkin karena bahaya besar sedang mengancam.

• Abu. Mengirim Abu berarti ada rumah terbakar.

• Seruas Bambu yang Terisi Air. Mengirim Seruas Bambu yang terisi air, berarti pemberitahuan ada seorang yang telah meninggal dunia karena tenggelam, biasanya tanpa menyebutkan nama korban.

• Kirim Cawat yang Telah Dibakar Ujungnya. Mengirimkan cawat yang ujungnya telah dibakar berarti pemberitahuan bahwa seorang keluarga yang telah berusia lanjut meninggal dunia.

• Kirim Telur. Mengirim Telur berarti pemberitahuan bahwa telah datang seorang yang berasal dari jauh masuk kampung mereka untuk menjual balanga, tempayan dan tajau. Benda-benda tersebut dianggap istimewa karena memiliki nilai sakral dan menunjukan status sosial dalam masyarakat.

• Kinangan (sirih pinang). Mengirim kinangan kepada suatu keluarga berarti akan meminang salah satu anak gadis dalam keluarga tersebut.

• Daun Sawang. Bila masuk pada suatu kampung dan menjumpai sebuah rumah yang pada pintunya ditemukan daun sawang yang diikat tali dan ada gambar persegi empat dengan menggunakan kapur sirih, berarti dilarang masuk. Sekalipun hanya sekedar untuk mertamu, sebaiknya urungkan niat memasuki rumah tersebut karena keluarga dalam rumah tersebut sedang berpantang menerima kehadiran siapapun juga mengunjungi rumahnya karena sedang menjalani larangan adat.

• Salugi. Salugi ialah tiang yang terbuat dari bambu runcing, dipasang miring dan merupakan salah satu rambu-rambu lalu lintas belukar. Hal ini menunjukkan bahwa arah miring yang ditunjukan oleh ujung bambu berarti berhati-hati, karena di arah tersebut sedang dipasang “Dondang“ yaitu alat perangkap yang digunakan untuk menangkap dan membunuh babi hutan, dan kijang. Bila di kebun buah yang sedang berbuah ditemukan salugi yang telah digaris dengan kapur dan diletakan diantara pohon-pohon buah, berarti larangan memungut buah-buahan yang ada dalam kebun tersebut, karena buahnya akan dinikmati sendiri oleh pemiliknya.Mengirim salugi berarti mohon bantuan, kampung dalam bahaya.



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Diigo! LinkedIn! TwitThis Joomla Free PHP

Comments (0)
Only registered users can write comments!

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

VISITORS

Statistics

Kunjungan : 242590

Who's Online

Kami punya 43 tamu online

Advertisement