Pahuni ialah suatu tradisi dalam suku Dayak bahwa apabila menolak makanan yang telah dengan tulus ditawarkan untuk disantap, khususnya nasi goreng dan makanan yang terbuat dari ketan, maka akan ada resikonya. Resiko berupa malapetaka, baik ringan maupun berat, bahkan bisa membawa kematian. Apabila terpaksa harus menolak, demi menetralisir situasi, mereka akan menyentuh tempat atau piring di mana makanan diletakan sambil berguman mengucapkan kata singkat Sapulun. Dengan demikian penolakan tersebut telah dianggap sah dan terbebas dari resiko kapuhunan. Selain dengan cara itu, untuk menetralisir dapat pula dengan cara menjumput sedikit makanan yang ditawarkan, sambil berguman puse-puse.
Comments (0)
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta1
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|













































